Loading...

Dosen PGMI UIN Raden Mas Said Surakarta Berbagi Praktik Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran MI di Institut Islam Mamba’ul Ulum Surakarta

Diterbitkan pada
8 November 2025 20:00 WIB

Baca


Surakarta, 6 November 2025
– Komitmen Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) UIN Raden Mas Said Surakarta dalam mendukung transformasi pendidikan berbasis teknologi kembali diwujudkan melalui partisipasi aktif dosennya sebagai narasumber dalam kegiatan Guest Lecture yang diselenggarakan oleh Prodi PGMI Institut Islam Mamba’ul Ulum Surakarta.

Kegiatan yang mengangkat tema “Aplikasi AI dalam Pembelajaran MI” tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada Rabu, 5 November 2025. Acara diikuti oleh sekitar 100 mahasiswa dan dosen yang antusias mendalami perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam dunia pendidikan dasar.

Pada kesempatan tersebut, Reno Nurdiyanto, S.Pd., M.Pd., dosen PGMI UIN Raden Mas Said Surakarta, hadir sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai peluang pemanfaatan AI untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih inovatif, efektif, dan berpusat pada kebutuhan peserta didik Madrasah Ibtidaiyah.

Menurut Reno, perkembangan teknologi AI harus dipandang sebagai peluang bagi para pendidik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Berbagai aplikasi AI saat ini dapat dimanfaatkan untuk membantu guru dalam merancang bahan ajar, membuat media pembelajaran interaktif, menyusun asesmen, hingga memberikan umpan balik yang lebih personal kepada siswa.

“Teknologi AI bukan untuk ditakuti, tetapi harus kita kuasai dan manfaatkan sebagai mitra dalam mendesain pembelajaran. Di tangan guru yang kreatif, AI dapat menjadi alat yang ampuh untuk merancang materi, menilai karya siswa, dan memberikan pembelajaran yang adaptif,” ungkap Reno dalam sesi pemaparan.

Materi yang disampaikan tidak hanya membahas konsep dasar AI, tetapi juga memperkenalkan berbagai platform dan tools yang dapat digunakan oleh calon guru MI untuk mendukung proses pembelajaran di era digital. Peserta diajak untuk memahami cara memanfaatkan teknologi secara bijak, etis, dan produktif guna meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah.

Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan yang diajukan peserta terkait implementasi AI dalam pembelajaran, tantangan penggunaannya, serta peluang pengembangannya di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah. Tingginya partisipasi peserta menunjukkan semakin besarnya perhatian calon pendidik terhadap pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan.

Keterlibatan dosen PGMI UIN Raden Mas Said Surakarta dalam kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengembangan pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat jejaring akademik antara PGMI UIN Raden Mas Said Surakarta dengan berbagai institusi pendidikan tinggi lainnya.

Melalui kegiatan seperti ini, PGMI UIN Raden Mas Said Surakarta terus berkomitmen untuk menjadi pusat pengembangan inovasi pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta berkontribusi dalam menyiapkan calon guru Madrasah Ibtidaiyah yang profesional, kreatif, dan siap menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.